
Waktu Luang, SINTANG - Kegiatan bertajuk SELASAR (Sela Waktu Saling Dengar) dengan tema “Explore Your Passion, Plan Your Future” digelar di Masjid Nurul Jannah Sintang pada Minggu (8/3/2026). Kegiatan tersebut merupakan kolaborasi sejumlah komunitas, yaitu Akar Asa Project, IKRAM (Ikatan Remaja Masjid Al-Amin), Lintas Arah, Waktu Luang, Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) Kabupaten Sintang, serta Panti Asuhan Muhammadiyah Sintang.
Rangkaian kegiatan diisi dengan salat berjamaah, sesi berbagi pengalaman (sharing session), permainan interaktif, serta buka puasa bersama. Dalam sesi sharing, para peserta mendapatkan pemaparan materi dari Arsalna Daersa, Monica Ediesca, dan Dwi Arini yang dipandu oleh Reyfadhil. Materi yang disampaikan mencakup kepedulian sosial, motivasi belajar, roadmap memperoleh beasiswa S1, hingga pengenalan SKB sebagai salah satu alternatif untuk mengembangkan keterampilan.
Pengasuh Panti Asuhan Muhammadiyah Sintang, Fuad Amin, menyampaikan bahwa Masjid Nurul Jannah terbuka untuk berbagai kegiatan positif yang bermanfaat bagi masyarakat, khususnya generasi muda.
“Masjid Nurul Jannah ini secara historis berawal dari SMP Muhammadiyah Sintang dan masih berada dalam satu yayasan. Namun saat ini pengelolaannya dilakukan oleh masyarakat, sehingga masjid ini terbuka untuk seluruh kalangan, khususnya umat Muslim, untuk menuntut ilmu dan mengadakan kegiatan-kegiatan positif,” ujarnya.
Fuad Amin juga mendorong para remaja Panti Asuhan Muhammadiyah Sintang agar memanfaatkan kesempatan tersebut untuk menyerap informasi yang diberikan para pemateri, khususnya terkait peluang beasiswa dan perencanaan masa depan.
Ia menambahkan bahwa pendidikan merupakan salah satu jalan untuk meningkatkan kualitas diri, terutama bagi anak-anak yang berasal dari latar belakang kurang mampu maupun yatim piatu.
“Pendidikan adalah jalan untuk memperbaiki kualitas diri. Mudah-mudahan dengan ilmu pengetahuan Allah mengangkat derajat kita menjadi orang-orang yang sukses di masa depan. Salah satu jalannya adalah dengan menuntut ilmu,” katanya.
Sementara itu, perwakilan panitia dari IKRAM Sintang, Yandi Pratama, menjelaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan hasil kolaborasi berbagai komunitas tanpa struktur kepanitiaan formal.
“Kami setara, tidak ada ketua panitia. Ini kolaborasi dari berbagai komunitas dengan fokus yang berbeda-beda, mulai dari remaja masjid, kegiatan sosial kemasyarakatan, hingga ruang-ruang pendidikan. Tujuannya adalah berbagi pengalaman dan berdiskusi dengan teman-teman remaja Panti Asuhan Muhammadiyah Sintang,” ujarnya.
Menurut Yandi, kegiatan tersebut juga bertujuan membuka wawasan para peserta bahwa masa depan tidak hanya ditentukan oleh jalur pendidikan formal semata.
“Masa depan tidak selalu harus melalui kuliah. Ada juga yang memilih langsung bekerja. Namun yang terpenting adalah jangan berhenti belajar. Membaca tidak hanya berarti membaca buku, tetapi juga membaca keadaan, memanfaatkan waktu luang, serta mengenali potensi diri agar bisa memberikan manfaat yang lebih luas,” katanya.
Penulis: Putra
About us and this blog
We are a digital marketing company with a focus on helping our customers achieve great results across several key areas.
Request a free quote
We offer professional SEO services that help websites increase their organic search score drastically in order to compete for the highest rankings even when it comes to highly competitive keywords.
Subscribe to our newsletter!
More from our blog
See all postsPos-pos Terbaru
- Presma DEMA STAIMA Sintang Kritik Klaim Stok BBM Aman di Kalbar Maret 20, 2026
- Komunitas di Sintang Gelar SELASAR untuk Remaja Maret 12, 2026
- Ngaji Kalcer Dorong Pembinaan Generasi Muda Maret 12, 2026



